Terungkap! Rahasia Orang Jepang Mencapai Usia 100 Tahun

Cerupon.web.id – Per data terbaru Kementerian Kesehatan Jepang, ada 95.119 orang di Jepang yang sudah berusia 100 tahun ke atas (centenarian), 88% di antaranya perempuan. Pemegang rekor tertua saat ini adalah Tomiko Itooka asal Ashiya yang lahir Mei 1908, sementara pria tertua, Kiyotaka Mizuno, sudah berusia 110 tahun.

Angka ini jauh lebih tinggi dibanding negara maju lain. Sebagai perbanding, Prancis dengan populasi separuh lebih kecil dari Jepang, hanya punya sekitar 30.000 centenarian.

Kebiasaan yang Sering Terlewat.

1. Prinsip “Hara Hachi Bu”.

Berhenti makan sebelum benar-benar kenyang. ​Ada pepatah Jepang yang secara harfiah berarti “makanlah sampai 80% kenyang”. Bukan soal jenis makanannya saja, tapi kebiasaan berhenti sebelum penuh.

Baca Juga:  Kunci Hidup Sehat, Panjang Umur, dan Selalu Bahagia Sampai Tua

2. Konsumsi daging yang relatif sedikit, waktu bersama keluarga yang relatif banyak.

Dua pola ini justru lebih konsisten ditemukan di antara centenarian dibanding detail teknis soal nutrisi tertentu.

3. Aktivitas fisik ringan tapi konsisten, jadi bagian rutinitas, bukan “olahraga”.

Beberapa centenarian punya kebiasaan senam ringan sambil dengar radio pagi hari, bukan olahraga berat, tapi konsisten dilakukan setiap hari.

4. Menjaga postur tubuh tetap tegak.

Penelitian menyebut postur yang baik membantu mengurangi tekanan pada tubuh dan mencegah nyeri kronis seiring usia.

5. Pola makan teratur dan porsi terkontrol.

Seperti sarapan padat gizi (telur, tahu, ikan, sedikit daging) dan mengganti gula rafinasi dengan pemanis tradisional seperti mizuame (sirup dari fermentasi beras dan malt).

Kata Langsung Centenarian-nya Sendiri.

Kiyotaka Mizuno (110), yang tinggal bersama keluarganya di Prefektur Shizuoka, justru mengaku tidak tahu apa rahasianya, rutinitasnya sesederhana bangun jam 6:30 pagi dan makan tiga kali sehari tanpa pilih-pilih makanan.

Sementara itu, Kane Tanaka yang sempat jadi salah satu manusia tertua di dunia sebelum wafat, pernah menyebut rahasianya adalah menikmati makanan enak dan tetap melatih otak, misalnya dengan belajar matematika.

Ironisnya, justru dua kutipan ini menunjukkan sesuatu yang menarik, para centenarian sendiri sering tidak menganggap rutinitas mereka istimewa, itu memang sekadar cara hidup mereka sehari-hari, bukan “hack” kesehatan yang sengaja diterapkan.

Umur Panjang Ada Harganya.

Satu hal yang jarang disebut artikel-artikel serupa, tingginya angka harapan hidup Jepang berjalan beriringan dengan tantangan serius. Jumlah penduduk berusia 65 tahun ke atas di Jepang sudah mencapai 36,25 juta orang, sekitar 29,3% dari total populasi.

Sementara angka kelahiran terus menurun. Ini artinya beban biaya kesehatan dan tenaga kerja perawatan lansia jadi tantangan besar bagi Jepang ke depan.

Baca Juga:  Tembus Usia 100 Tahun, Ini Rahasia Panjang Umur 3 Saudari Kandung

Kesimpulan.

Rahasia umur panjang orang Jepang ternyata bukan satu trik ajaib, melainkan kebiasaan kecil yang konsisten dijalani puluhan tahun. Pola makan terkontrol, gerak tubuh ringan tapi rutin, dan waktu bersama keluarga. Yang justru menarik, kebanyakan centenarian-nya tidak merasa melakukan sesuatu yang istimewa.

Sumber & Referensi.

  • Futura-sciences.com. Here are the habits of Japanese centenarians to live longer – Futura-Sciences.
  • Kompas.com. 95.000 Orang Jepang Hidup hingga Usia 100 Tahun, Apa Rahasianya? – Kompas.

* Artikel ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan konsultasi medis profesional.

Artikel ini terakhir diperbarui pada: WIB.

Fokus pada liputan mendalam dan berita medis terkini. Berbekal pemahaman mengenai administrasi rumah sakit dan alur kerja klinis, artikel-artikelnya menyajikan informasi yang akurat seputar inovasi fasilitas pelayanan pasien, standar keperawatan, dan isu-isu krusial di dunia medis.